Lewati ke konten

Data klien

Data klien tetap milikmu

Diperbarui September 2026

Ringkasnya

Data klien di Kysa milik pemilik workspace, bukan milik Kysa: kamu bisa mengekspornya, dan berhenti berlangganan tidak menghapusnya.

Klien MUA itu bukan sekadar transaksi. Ada nama, nomor WA, catatan preferensi, riwayat booking, dan cerita keluarga yang balik lagi tiap musim acara. Kalau data itu tersimpan di tempat yang bukan milikmu, usahamu ikut numpang.

Cerita yang sering terjadi

Istriku seorang MUA. Kemarin aku ikut sedih karena WA-nya tersuspend. Semua percakapan dengan klien, semua detail DP, semua catatan jadwal, ada di situ. Satu hari akunnya tidak bisa dibuka, dan hampir semua memorinya tentang usaha jadi tidak bisa diakses.

Untung itu cuma suspend sementara. Tapi kejadian itu membuat kami sadar: chat bukan tempat menyimpan aset usaha. Nomor klien yang tercecer di antara grup keluarga dan promo jualan online itu rapuh. Sama rapuhnya dengan daftar klien yang tinggal di dalam profil sebuah marketplace, yang tidak bisa kamu bawa pergi kalau berhenti pakai platformnya.

Kysa dibuat di dalam studio ByAnisaPutri di Pontianak dan dipakai sendiri setiap hari, jadi halaman ini bukan janji pemasaran. Ini aturan main yang kami pegang untuk data kami sendiri lebih dulu.

Empat aturan main Kysa soal data klien

1. Data klien milik pemilik workspace, bukan milik Kysa.

Nama, nomor, catatan preferensi, dan riwayat booking yang kamu simpan adalah aset usahamu. Kysa menyimpannya untuk kamu pakai, bukan untuk kami jual. Kami tidak menjual data pelanggan, dan itu keputusan yang dipegang dari awal.

2. Setiap bisnis punya workspace sendiri yang terpisah.

Data klienmu berada di workspace-mu sendiri dan tidak bercampur dengan workspace MUA lain. Kalau kamu menyambungkan Google Calendar di paket Pro atau Studio, token kalendernya disimpan dalam bentuk terenkripsi. Di paket Studio, aktivitas admin tercatat dalam audit log supaya jelas siapa mengubah apa.

3. Datamu bisa kamu bawa keluar kapan saja.

Paket Pro dan Studio punya ekspor CSV dan PDF, jadi salinan catatan booking dan keuangan bisa kamu simpan sendiri di luar sistem. Ekspor ini bukan fitur tersembunyi yang harus diminta lewat tiket. Di paket Free, ekspor memang belum tersedia.

4. Berhenti berlangganan tidak menghapus data.

Kalau langgananmu berakhir, workspace turun kembali ke paket Free dan catatanmu tetap ada di tempatnya. Halaman booking publikmu juga tetap menerima request. Yang hilang hanya fitur khusus paket berbayar, bukan isi workspace-mu.

Apa bedanya dengan marketplace

Di marketplace booking, klien datang dari halaman platform, jadi data dan hubungannya ikut menyatu dengan platform. Kysa mengambil arah sebaliknya. Halaman booking publik milikmu, dengan tautan yang bisa kamu tempel di bio Instagram sendiri. Klien yang datang tetap milikmu, dan catatan tentang mereka juga milikmu.

Bedanya bermula dari model biaya. Karena Kysa hidup dari langganan dan tidak mengambil komisi per booking, kami tidak punya alasan mengunci data siapa pun di dalam platform. Kalau sebuah platform hidup dari persentase transaksi, mengunci klien justru jadi kepentingannya. Modelnya beda dari dasar, dan harga langganannya terbuka supaya kamu bisa menghitung sendiri.

Catatan uang juga bagian dari data klien

Yang sering dilupakan, data klien bukan cuma nomor telepon. Berapa DP yang sudah masuk dan berapa sisa pelunasan yang belum dibayar itu juga catatan yang harus bisa kamu buka lagi tahun depan. Di Kysa, catatan itu menempel pada booking dan profil kliennya, bukan pada satu utas chat. Cara mencatat pembayaran bertahap untuk paket pengantin kami bahas terpisah di halaman DP dan cicilan pengantin.

Mulai dari hal yang paling rawan

Kalau sampai hari ini catatan klienmu masih tersebar di WA dan notes HP, tidak perlu pindah semuanya sekaligus. Mulai gratis tanpa kartu, masukkan layanan, dan setiap klien baru yang booking tinggal disimpan sebagai profil. Klien lama bisa menyusul pelan pelan, mulai dari yang paling sering repeat. Trial Pro dan Studio 14 hari juga tanpa kartu, dan datanya tidak dihapus kalau kamu kembali ke Free.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana cara mengekspor data klien saya?

Ekspor CSV dan PDF tersedia di paket Pro dan Studio, dan bisa kamu jalankan sendiri dari dalam dashboard. Salinannya bisa kamu simpan di luar Kysa, misalnya untuk arsip atau catatan pajak. Di paket Free ekspor belum tersedia, jadi kalau kamu butuh salinan rutin, Pro adalah titik masuknya.

Kalau saya menghapus akun, datanya ikut hilang?

Berhenti berlangganan dan menghapus akun adalah dua hal berbeda. Berhenti berlangganan hanya menurunkan workspace ke paket Free dan datanya tidak dihapus. Penghapusan akun beserta isinya adalah permintaan terpisah yang bisa kamu ajukan lewat halaman kontak. Sebelum mengajukannya, ekspor dulu data yang masih kamu butuhkan, karena penghapusan memang bersifat permanen.

Siapa saja yang bisa melihat data klien di workspace saya?

Kamu sebagai pemilik workspace, dan anggota tim yang kamu undang sendiri. Paket Free dan Pro dipakai satu user, sedangkan Studio bisa sampai 3 anggota tim. Pengunjung halaman booking publikmu hanya melihat layanan dan slot yang tersedia, bukan daftar klienmu. Di paket Studio, aktivitas admin tercatat di audit log.

Tanpa komisi per booking, dan data tidak dihapus saat berhenti.