Lewati ke konten

Tanpa komisi

Aplikasi booking MUA tanpa komisi per booking

Diperbarui September 2026

Ringkasnya

Kysa memakai langganan bulanan tetap Rp 0-179.000 dan mengambil Rp 0 komisi dari setiap booking. Berapa pun booking yang masuk bulan ini, tagihan langgananmu tidak ikut naik.

Ada dua cara aplikasi booking mengambil untung. Yang pertama ambil potongan dari setiap booking yang masuk. Yang kedua cukup ikhlas iuran bulanan. Kysa pilih yang kedua, sejak hari pertama.

Cara kerja model komisi

Di platform marketplace, halaman booking sebenarnya milik platform. Klien datang dari sana, jadi wajar platform minta bagi hasil dari tiap transaksi. Buat kamu yang baru mulai dan belum punya klien sendiri, model ini masuk akal. Tapi kalau klien itu datang dari Instagrammu, dari mulut ke mulut, dari hasil makeup yang kamu kerjakan sendiri, potongan per booking terasa beda cerita.

Yang sering bikin MUA kesal bukan cuma nominalnya. Uang DP yang masuk lewat platform biasanya melewati rekening platform dulu. Pencairannya nunggu jadwal. Dan data klien yang booking lewat platform itu juga tinggal di platform.

Ada satu hal lagi yang jarang dibicarakan: komisi ikut tumbuh bersama usahamu. Waktu masih sepi, potongannya kecil dan tidak terasa. Begitu harga paketmu naik dan jadwalmu penuh di musim nikahan, potongan yang sama persentasenya berubah jadi angka yang bikin dada sesak. Padahal kerja tambahannya kamu yang lakukan, bukan platformnya.

Cara kerja Kysa: langganan, bukan potongan

Kysa tidak ambil komisi per booking. Tidak ada potongan dari DP, tidak ada potongan dari pelunasan, tidak peduli bookingnya seratus atau seribu. Kamu bayar langganan tetap per bulan, atau Rp 0 kalau masih pakai paket Free.

Harganya terbuka di halaman harga:

  • Free, Rp 0. 1 workspace, 1 user, 5 layanan aktif, 30 booking per bulan, 5 invoice per bulan, halaman booking pakai watermark. Belum ada ekspor data, belum ada Google Calendar, belum ada reminder otomatis.
  • Pro, Rp 89.000 per bulan atau Rp 890.000 per tahun. 30 layanan, 300 booking per bulan, 300 invoice per bulan, tanpa watermark, sinkron Google Calendar, ekspor CSV dan PDF, reminder otomatis.
  • Studio, Rp 179.000 per bulan atau Rp 1.790.000 per tahun. 3 anggota tim, 100 layanan aktif, 1.000 booking per bulan, 1.000 invoice per bulan, jadwal staff, audit log aktivitas, dukungan prioritas, plus semua yang ada di Pro: tanpa watermark, Google Calendar, dan ekspor CSV dan PDF.

Pro dan Studio bisa dicoba 14 hari tanpa kartu. Kalau setelah trial tidak jadi upgrade, workspace balik ke Free dan datanya tidak dihapus. Halaman booking publikmu pun tetap hidup dan tetap menerima request.

Harga perintis untuk 25 workspace pertama

Kysa masih muda, dan kami lebih butuh teman awal yang mau memakainya setiap hari daripada margin. Jadi 25 workspace pertama otomatis mendapat harga perintis: Pro Rp 59.000 per bulan atau Rp 590.000 per tahun, dan Studio Rp 129.000 per bulan atau Rp 1.290.000 per tahun.

Harga itu terkunci selama langganannya berjalan. Kalau nanti harga umum naik, langgananmu tetap di angka perintis selama tidak kamu hentikan. Tidak ada kode promo yang harus dicari, tidak ada syarat tambahan, dan tetap tanpa komisi per booking.

Hitungannya begini, kira kira

Tabel di bawah adalah ilustrasi untuk membandingkan dua model biaya, bukan janji penghasilan. Angkanya memakai satu asumsi sederhana: nilai rata rata booking Rp 1.500.000, potongan marketplace 10 persen, dan langganan Kysa Pro Rp 89.000 per bulan. Nilai booking dan persentase potongan di tiap platform bisa berbeda.

Ilustrasi perbandingan potongan komisi marketplace 10 persen dengan langganan Kysa Pro Rp 89.000 per bulan
Booking per bulan Nilai rata rata Potongan 10% marketplace Biaya Kysa Pro Selisih
4 booking Rp 1.500.000 Rp 600.000 Rp 89.000 Rp 511.000
8 booking Rp 1.500.000 Rp 1.200.000 Rp 89.000 Rp 1.111.000
15 booking Rp 1.500.000 Rp 2.250.000 Rp 89.000 Rp 2.161.000
30 booking Rp 1.500.000 Rp 4.500.000 Rp 89.000 Rp 4.411.000

Ilustrasi, bukan janji penghasilan. Hasil tiap MUA berbeda.

Polanya kelihatan: kolom potongan naik terus mengikuti keramaian, sementara kolom langganan berhenti di satu angka. Semakin sibuk bulanmu, semakin kecil rasa biayanya. Di bulan yang sepi pun hitungannya tidak menyeramkan, karena paket Free memang Rp 0 dan bisa dipakai sampai kamu benar benar butuh yang lebih.

Yang tetap sama di dua model

Klien tetap bisa booking dari satu tautan. Bedanya, di Kysa halaman booking itu milikmu: slot yang terisi otomatis tertutup jadi tidak ada double booking, request masuk sebagai daftar yang tinggal kamu terima, dan DP plus sisa pelunasannya tercatat per klien tanpa scroll chat.

Karena tidak ada potongan di tengah, uang klien juga tidak mampir ke rekening kami dulu. Yang Kysa lakukan adalah mencatat: berapa DP yang sudah masuk, berapa sisanya, dan kapan jatuh temponya. Kalau kamu biasa menerima pembayaran bertahap untuk paket pengantin, cara mencatatnya kami bahas terpisah di halaman DP dan cicilan pengantin.

Kenapa Kysa berani begini

Karena Kysa lahir di dalam studio ByAnisaPutri di Pontianak, bukan di kantor software. Istriku seorang MUA, dan halaman booking demo di bawah ini adalah halaman booking studio kami yang asli, dipakai sendiri setiap hari. Kami juga tidak menjual data pelanggan. Model komisi per booking itu bukan pilihan kami, dan tidak akan jadi pilihan kami.

Ada alasan praktisnya juga. Begitu sebuah platform hidup dari persentase transaksi, kepentingannya berubah: klien harus datang dari platform, dan data klien lebih aman kalau tetap di platform. Model langganan memutus kepentingan itu sejak awal. Karena itu pula kami bisa bilang dengan tenang bahwa data klien tetap milikmu.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu komisi marketplace?

Komisi marketplace adalah potongan yang diambil platform dari nilai setiap booking yang masuk lewat platform tersebut, biasanya dihitung sebagai persentase dari harga layanan. Semakin besar nilai booking dan semakin ramai bulanmu, semakin besar juga nominal yang dipotong. Kysa tidak memakai model ini: potongan per booking di Kysa adalah Rp 0, dan yang kamu bayar hanya langganan bulanan tetap.

Kapan paket Free sudah cukup?

Paket Free cukup kalau kebutuhanmu masih di bawah batasnya: 1 workspace, 1 user, 5 layanan aktif, 30 booking per bulan, dan 5 invoice per bulan. Halaman booking Free masih memakai watermark, dan belum ada ekspor data, sinkron Google Calendar, maupun reminder otomatis. Kalau tiga hal itu belum kamu butuhkan, Free bisa dipakai selamanya tanpa kartu.

Apakah ada biaya tersembunyi per booking?

Tidak ada. Kysa tidak mengambil komisi per booking, tidak memotong DP, dan tidak memotong pelunasan. Yang kamu bayar hanya langganan: Rp 0 untuk Free, Rp 89.000 per bulan atau Rp 890.000 per tahun untuk Pro, dan Rp 179.000 per bulan atau Rp 1.790.000 per tahun untuk Studio.

Kalau berhenti langganan, data saya bagaimana?

Workspace-mu turun kembali ke paket Free dan datanya tidak dihapus. Booking, profil klien, dan catatan invoice yang sudah ada tetap tersimpan, dan halaman booking publikmu tetap menerima request. Yang hilang hanya fitur khusus paket berbayar, seperti ekspor, Google Calendar, dan reminder otomatis.

Gratis untuk mulai, tanpa kartu, tanpa komisi per booking.