DP dan pelunasan
DP booking makeup: cara mencatat uang muka dan cicilan pengantin
Ringkasnya
DP booking makeup di Indonesia umumnya 20-50 persen dari total paket, dan untuk paket pengantin angka 30 persen paling sering dipakai. Sisanya dicicil sampai pelunasan sebelum hari H, dan yang bikin repot bukan besarnya DP tapi pencatatannya.
Diperbarui September 2026
Booking pengantin jarang sekali dibayar penuh di awal. Polanya hampir selalu sama: DP dulu untuk mengunci tanggal, sisanya menyusul, kadang bertahap sampai hari H. Pola yang wajar dan sehat untuk dua belah pihak. Yang sering berantakan justru catatannya, karena bukti transfer hidup di antara ratusan pesan chat.
DP booking makeup berapa persen?
Tidak ada aturan baku dan tidak ada asosiasi yang menetapkan angkanya. Yang ada cuma kebiasaan pasar. Di Indonesia, DP jasa makeup umumnya diminta di rentang 20 sampai 50 persen dari total paket. Untuk makeup wisuda atau party yang nilainya kecil dan tanggalnya dekat, DP di angka 20-30 persen sudah cukup. Untuk paket pengantin yang tanggalnya dipesan berbulan-bulan sebelumnya, 30 persen adalah angka yang paling sering dipakai, dan ada juga yang berani di 50 persen kalau permintaan tanggalnya padat.
Kenapa angkanya beda-beda? Karena fungsi DP sebenarnya bukan mencari untung cepat, tapi menutup risiko. Saat kamu terima DP, tanggal itu kamu tutup dan kamu tolak untuk klien lain. Semakin jauh jaraknya ke hari H, semakin besar risiko yang kamu tanggung, dan semakin masuk akal DP-nya diminta lebih besar.
Jadi jawabannya: pilih satu angka, tulis di kebijakan bookingmu, lalu pakai konsisten untuk semua klien. Pembahasan lengkap cara menentukan angka untuk dirimu sendiri, plus contoh kalimat kebijakan yang boleh disalin, ada di DP booking makeup berapa persen . Kalau mau langsung hitung, ada kalkulator DP yang menghitung nominal DP dan sisa cicilannya.
Contoh jadwal DP dan cicilan paket pengantin
Biar tidak abstrak, ini contoh angka konkret. Misal paket pengantin kamu Rp 3.500.000, DP 30 persen berarti Rp 1.050.000. Sisanya Rp 2.450.000, dan klien minta dibagi dua termin. Jadwalnya jadi begini:
| Termin | Jatuh tempo | Nominal | Status |
|---|---|---|---|
| DP 30 persen | Saat booking dikonfirmasi | Rp 1.050.000 | Tanggal terkunci |
| Cicilan 1 | H-30 | Rp 1.225.000 | Sisa Rp 1.225.000 |
| Pelunasan | H-7 | Rp 1.225.000 | Lunas |
| Total | Rp 3.500.000 |
Angka di tabel itu contoh, bukan patokan yang harus kamu ikuti. Yang perlu ditiru bukan nominalnya, tapi bentuknya: setiap termin punya jatuh tempo, nominal, dan status yang jelas. Klien yang bisa melihat tabel seperti ini di invoice-nya jarang menanyakan "saya sudah bayar berapa ya" tiga minggu kemudian.
Cara mencatat DP sampai lunas
Ini urutan yang dipakai sehari-hari, tidak peduli kamu mencatatnya di Kysa atau di buku tulis:
- Terbitkan invoice DP begitu booking diterima. Isinya nama klien, tanggal acara, nama paket, total harga, nominal DP, dan sisa yang harus dibayar. Kirim sebelum klien transfer, bukan sesudah.
- Kunci tanggalnya setelah DP masuk. Tutup slot itu di jadwalmu di hari yang sama. Slot yang belum ditutup adalah sumber double booking nomor satu, dan tanggal pengantin tidak bisa diundur.
- Catat tiap termin di invoice yang sama. Jangan bikin catatan baru tiap kali klien transfer. Satu booking, satu invoice, dan sisa pelunasan yang selalu terlihat di satu tempat.
- Tandai lunas, lalu baca laporan bulanan. DP yang masuk bulan ini dan pelunasan yang masuk bulan depan punya waktu berbeda. Tanpa rekap, arus kas usaha makeup susah dijawab dengan pasti.
Kenapa DP pengantin sering bikin ruwet
Di chat, bukti DP hidup di antara ratusan pesan lain. Sebulan kemudian, saat pelunasan mau dicek, pertanyaannya selalu sama: klien ini sudah bayar berapa, dan masih kurang berapa? Kalau booking pengantin di bulan yang sama ada empat, dan tiap klien menegosiasikan pola bayarnya sendiri, catatan manual gampang tumpang tindih.
Salah baca catatan bukan cuma memalukan di depan klien. Satu nominal yang salah hitung langsung jadi kerugian beneran, dan yang menanggungnya kamu.
Cara Kysa mencatatnya
Setiap booking yang diterima di Kysa punya invoice-nya sendiri. Catat DP sekali, dan sisa pelunasan terhitung otomatis. Per klien, per booking, per layanan. Tidak perlu scroll chat mencari struk transfer dari bulan lalu.
- Invoice dan pelacak pelunasan otomatis untuk tiap booking.
- Slot yang terisi otomatis tertutup, jadi tidak ada double booking saat DP sudah dikunci.
- Laporan keuangan bulanan terbentuk otomatis dari booking yang masuk.
- Profil klien tersimpan, jadi klien yang booking lagi tinggal dibuka catatannya.
Dan tidak ada potongan dari DP maupun dari pelunasan. Kysa memakai model langganan, bukan komisi per booking. Alasannya kami tulis panjang di halaman tanpa komisi.
Biayanya berapa
- Free: Rp 0. 5 layanan, 30 booking per bulan, 5 invoice per bulan, ada watermark, tanpa ekspor, tanpa Google Calendar, tanpa reminder.
- Pro: Rp 89.000 per bulan atau Rp 890.000 per tahun.
- Studio: Rp 179.000 per bulan atau Rp 1.790.000 per tahun.
Ada harga perintis: 25 workspace pertama dapat Pro Rp 59.000 per bulan atau Studio Rp 129.000 per bulan, dan harga itu terkunci selama langganannya berjalan. Pro dan Studio bisa dicoba 14 hari tanpa kartu. Kalau tidak jadi upgrade, workspace balik ke Free dan datanya tidak dihapus.
Pertanyaan yang sering muncul
DP booking makeup sebaiknya berapa persen?
Di Indonesia, DP booking makeup umumnya berada di rentang 20 sampai 50 persen dari total paket. Untuk paket pengantin, 30 persen adalah angka yang sering dipakai karena cukup mengikat tapi tidak memberatkan klien di awal. Tidak ada aturan baku: angka itu kebijakan masing-masing MUA dan sebaiknya ditulis jelas di kebijakan booking kamu.
Kapan sisa pelunasan makeup pengantin harus dibayar?
Banyak MUA meminta pelunasan paling lambat H-7 sampai H-1 sebelum hari acara. Kalau sisanya dicicil, umumnya dibagi dua termin: satu di sekitar H-30 dan sisanya sebagai pelunasan sebelum hari H. Yang penting tanggal jatuh temponya disepakati sejak awal, bukan ditentukan belakangan.
Apakah DP booking makeup bisa dikembalikan kalau klien batal?
Itu tergantung kebijakan yang kamu tulis sendiri. Praktik yang paling umum: DP bersifat tidak dapat dikembalikan karena tanggal sudah dikunci dan slot itu ditolak untuk klien lain. Sebagian MUA memberi opsi reschedule satu kali dengan DP tetap berlaku. Apa pun pilihannya, tulis di halaman booking sebelum klien transfer.
Bagaimana cara mencatat DP dan cicilan tanpa ribet?
Terbitkan satu invoice per booking, catat DP sebagai pembayaran pertama, lalu catat tiap termin berikutnya di invoice yang sama sampai sisa pelunasan jadi nol. Di Kysa, invoice terbit otomatis untuk setiap booking yang kamu terima, sisa pelunasan terhitung sendiri, dan semuanya masuk ke laporan keuangan bulanan.
Invoice dan pelacak pelunasan otomatis, tanpa komisi per booking.